Minggu, 10 Mei 2009

'Grand Opening' BMT El-Hanif

BANDAR LAMPUNG--Baitul Mal Wattamwil (BMT) El-Hanif yang didirikan pada 1 September 2006 lalu mengadakan grand opening, Sabtu (9-5).

Pendirian BMT El-Hanif diprakarsai oleh pengasuh dan pengurus Majelis Tholabul IImi El-Hanif di Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Telukbetung Barat, ini awalnya memiliki modal Rp39.930.000 yang berasal dari simpanan anggota pendiri. Saat itu jumlah anggotanya 43 orang, yang merupakan pengasuh dan jemaah Majelis Tholabul Ilmi El-Hanif.

Pada rapat anggota pertama tersebut terbentuklah pengurus dan pengawas BMT El-Hanif yang terdiri dari tiga orang pengurus dan tiga orang pengawas, serta rapat membahas draf anggaran dasar dan anggaran rumah tangga BMT El-Hanif.

BMT El-Hanif terus berkembang dan usahanya bergerak dalam bidang penjualan barang dagang dan jasa perbengkelan. Saat ini BMT El-Hanif telah menjadi mitra Bank Muamalat Indonesia dan Pusat Inkubasi Bisnis Usaha KedJ (PJNBUK) Provinsi Lampung. n TRI/K-1

*Sumber: Lampungpost - Senin, 11 Mei 2009

Rabu, 06 Mei 2009

RAHASIA

Jika kau ungkapkan rahasiamu
pada air,
jangan salahkan air jika
mengungkapkannya pada ikan
Bila kau ungkapkan rahasiamu
pada angin,
jangan salahkan angin bila
mengungkapkannya pada
ilalang, rumput dan pepohonan
Tapi...
Jikalau kau ungkapkan rahasiamu
Pada Ilahi...
Yakinlah!
Dia telah mengetahui!


*Minggu, 9 Maret 1997

Jumat, 01 Mei 2009

Pohon Tumbang, Macet!

Daerah

Pohon Tumbang, Macet!
Oleh : Redi Rinaldi

17-Apr-2009, 22:42:18 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Bandar Lampung, Jl. H. Hasan Rais macet beberapa kilometer sekitar pukul 06.30 tadi pagi (17/4) karena tumbangnya pohon yang tumbuh dipinggir jalan tersebut. Pohon besar itu rubuh dan tepat melintang di badan jalan mengakibatkan arus kendaraan dari kedua arah macet total sepanjang lebih dari satu kilometer. Kemacetan ini diperparah dengan sulitnya kendaraan terutama roda empat yang berusaha memutar balik arah.

Diduga tumbangnya pohon tersebut akibat tiupan angin kencang. Dini, warga sekitar menuturkan semalam angin cukup kencang bertiup, namun dia baru mengetahui banwa ada pohon tumbang pagi harinya.
Dugaan lain karena pohon tersebut memang sudah berumur cukup tua.

Tumbangnya pohon besar yang tumbuh di pinggir jalan raya kerap terjadi di Lampung. Tahun lalu sebuah pohon besar yang sudah berumur puluhan tahun tumbang di jalan daerah Kupang Teba, Bandar Lampung, mengakibatkan tewasnya seorang pengendara sepeda motor yang tepat tertimpa ketika melintas di jalan tersebut.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

SANG BUMI KHUWA JUKHAI

Jak ujung Danau Ranau
Teliu mit Way Kanan
Sampai pantai lawok jaoh
Pesisir khik Pepadun
Jadi sai delom lamban
Lampung sai kayo-rayo

Ki kham haga bukhasan
Hujau ni pumandangan
Duma lada di pumatang
Api lagi cengkih ni
Telambun bekhuntaian
Tanda ni kemakmuran

Lampung sai...
Sang bumi khuwa jukhai 2x

Cangget bakha bulaku
Sembah jama saibatin
Sina gawi adat sikam
Manjau khik sebambangan
Takhi khagot khik melinting
Cikhi ni ulun Lampung

Lampung sai...
Sang bumi khuwa jukhai 2x

* Lagu “Sang Bumi Khuwa Jukhai” adalah Lagu Daerah Lampung karya Syaiful Anwar. Lirik lagu ini menggunakan Dialek Api.

Kamis, 30 April 2009

Ujian Nasional di Lampung

Pendidikan

Ujian Nasional di Lampung
Oleh : Redi Rinaldi

20-Apr-2009, 23:28:53 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Bandar Lampung: Hari ini, Senin (20-4) sebanyak 70.940 siswa di Lampung mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK. Selama lima hari ke depan sampai tanggal 24 April para siswa ini akan berjuang keras menghadapi soal–soal yang menentukan akhir pendidikan mereka ditingkat menengah atas. Sholahudin, salah seorang siswa SMK Negeri 2 Bandar Lampung mengatakan bahwa dia sudah mempersiapkan diri guna mengikuti Ujian Nasional ini.

Selain latihan dan belajar di sekolah, dia pun telah mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel) di salah satu lembaga kursus. “Saya sudah ikut Bimbel dan les tambahan, tapi masih tegang juga nih,” ujarnya.

Sesuai data di Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Propinsi Lampung, dari 70.940 siswa yang ikut UN, 51.994 orang di antaranya dari SMA/MA, sisanya siswa SMK. Beberapa mata pelajaran yang diujikan dalam UN SMA/MA, yaitu program IPA terdiri pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Untuk program IPS meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sosiologi, Geografi dan Ekonomi. Program Bahasa meliputi Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia Bahasa Asing, Bahasa Inggris, Sejarah Budaya/Antropologi dan Matematika. Program Keagamaan terdiri dari Pelajaran Bahasa Indonesia, ilmu Kalam, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Hadist dan ilmu Tafsir.

Tahun ini, kelulusan peserta UN ditentukan jika memenuhi standar kelulusan atau Passing Grade yang telah ditentukan pemerintah, yaitu memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan dapat menetapkan batas kelulusan diatas nilai sebagaimana dimaksud diatas. Batas kelulusan minimal 5,50 pada tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya, Tahun 2007 Batas kelulusan minimal 5,00 dan tahun 2008 Batas kelulusan minimal 5,25 untuk masing–masing mata pelajaran yang diujikan. Pemerintah mengatakaan hal ini guna menaikkan mutu pendidikan. Semoga.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

Mohonku

Mama...
Ketulusanmu...kasih sayangmu...
Tak mampu ku balas
Hanya mohonku padaNya...
Agar Mama mengenalNya
Bahagia denganNya...

Ya Rabb...
Curahkan Ridho, Rahmat
Kasih dan SayangMu
Pada Mamaku
Bahagiakan dirinya
DenganMu
Dengan HaqMu
Kembalikan Beliau dalam Ridho
dan diridhoi

*Arto, Sabtu-30 Juni 2001

Selasa, 21 April 2009

TETAP BERUBAH

Tetap...
Angin menggelora di dingin resah malam
Pusing bumi ditatap makhluk - makhluk angkasa
Menanti hantaman dentuman sang juru waktu

Tetap...
Risau dialog daun meresah jiwa
Nyanyian masa berlalu tiada rasa
Detik perdetik menghampiri batas
Lalu jagat pun lupa dan terlena
Sangkanya tiada kan berakhir masa

Tangis mentari meratap
Hai... Akupun tenggelam pada janji itu
Masaku tiada tetap di timur

Dan waktu bukanlah bertambah
Justru berkurangnya jatah
Mendekati janji
Antara Aku... dan Dia



*Arto, 29 Agustus 2001