Jumat, 30 Oktober 2009
PRAMUKA INDONESIA TERBESAR DI DUNIA
"Karena keanggotaan pramuka di Indonesia berbasis ke sekolah maka jumlah anggota (pramuka) mencapai sekitar 17 juta. Oleh sebab itu, jumlah pramuka Indonesia merupakan yang terbesar di dunia," kata Azrul Azwar di Kuala Lumpur, Kamis malam.
Oleh sebab itu, beberapa negara seperti Thailand dan Jepang, ingin meniru Indonesia, bagaimana setiap pelajar menjadi otomatis sebagai anggota pramuka.
"Sebaliknya di Indonesia sudah mulai dikembangkan pramuka berbasiskan kemasyarakatan yakni sebagai aktivitas, organisasi atau kegiatan kepemudaan. Nantinya diharapkan gugus depan pramuka membantu masalah-masalah di pedesaan," kata Azrul, mantan Dirjen Kesehatan Masyarakat di Departemen Kesehatan.
Kedatangan Ketua Kwarnas Azrul Azwar ke Kuala Lumpur dalam rangka menghadiri Asia Pacific Regional Scout Conference (APRSC) ke-23 di Kuala Lumpur. Dalam konferensi ini, Indonesia, Thailand dan Nepal menjadi kandidat untuk menjadi tuan rumah.
"Kami berharap Indonesia menjadi tuan rumah APRSC ke-24 tahun 2012 di bumi perkemahan Cibubur karena tahun itu tepat 100 tahun berdirinya pramuka di Indonesia. Awal masuknya pramuka tahun 1912 dibawa oleh orang Belanda PY Smith," kata Azrul.
Selain itu, Thailand dan Nepal menawarkan lokasi pertemuan di hotel bintang lima, Indonesia menawarkan untuk kembali ke alam atau suasana pramuka di Cibubur di mana saat ini sedang dibangun tempat konperensi, dan tempat penginapan bintang tiga. Kami rasa sangat layak untuk konperensi pramuka se Asia Pasifik," katanya.
Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar hadir juga pada hari Indonesian Day dalam rangka meminta dukungan agar APRSC diadakan di Cibubur. Para pelajar sekolah Indonesia Kuala Lumpur mendukung acara itu dengan mempersembahkan beberapa tarian tradisional di antaranya tarian "Merak".
"Pemilihannya akan dilakukan Sabtu, 31 Oktober 2009, ada 24 negara anggota yang akan melakukan pemilihan, namun beberapa anggota telah memberikan dukungan kepada Indonesia di antaranya Jepang, Korsel, Nepal, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan Australia," kata Azrul.
Rabu, 09 September 2009
SIAPA WONG FEI HUNG?
Wong Fei Hung (Faisal Hussein Wong) Adalah Muslim (Ulama), Ahli Pengobatan, Ahli Beladiri & Berasal Dari Keluarga Muslim
haiiyyaaa... .
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu) . Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying
membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung. Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas
pada masa itu. Karena itulah masyarakat
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris.
Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di
akan mereka peras.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan
Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Alah Swt dan semoga segala kebaikannya menjaditeladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin!
*heramatondang@yahoo.com
Minggu, 09 Agustus 2009
Ada Pengumuman CPNS 2009 lagi, silahkan dicoba..Semoga SUKSES!
PENGUMUMAN
Nomor : KP.01.02/31.03-KKH/VII/2009
SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)
BADAN KOORDINASI SURVEI DAN PEMETAAN NASIONAL
TAHUN 2009
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan Strata 1 (S1) dan Diploma III (D3), untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan BAKOSURTANAL dengan persyaratan dan ketentuan sebagai berikut :
I. PERSYARATAN UMUM
Warga Negara Indonesia
Sehat Jasmani, Rohani dan bebas NARKOBA
Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap. .
Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/ Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang menjalani perjanjian /kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi lain.
II. PERSYARATAN KHUSUS
Berusia minimal 20 tahun, dan maksimal 28 tahun pada tanggal 1 Desember 2009.
Pelamar berasal dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi minimal B oleh Badan Akreditasi Nasional atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang diakui Depdiknas.
Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan formasi jabatan yang dibutuhkan :
NO NAMA JABATAN KODE KUALIFIKASI
PENDIDIKAN
FORMASI
1 Surveyor Pemetaan SP S1 Geodesi/Geomatika/ Surveying 11 Orang
S1 Geografi 6 Orang
S1 Kelautan 2 Orang
2 Pranata Komputer PK S1 Teknologi Informasi 6 Orang
3 Analis Kepegawaian AK S1 Administrasi Negara/Publik/ Manajemen SDM 1 Orang
4 Verifikator Keuangan VK D III Ekonomi Akuntansi 3 Orang
5 Arsiparis AR D III Kearsipan/ Administrasi Negara 3 Orang
III. BERKAS LAMARAN
Surat Lamaran yang di tandatangani, dilampiri dengan :
Fotokopi ijazah terakhir,surat tanda kelulusan TIDAK BERLAKU
Fotokopi ijazah transkrip nilai pendidikan
Fotokopi halaman judul dan abstrak tugas akhir/ skripsi
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
Foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar
Daftar Riwayat Hidup dengan melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan surat keterangan bebas NARKOBA dari Dokter serta keterangan pendukung (pelatihan, pengalaman kerja, penghargaan, beasiswa, TOEFL,dsb).
Membuat
Seluruh berkas lamaran dimasukan dalam amplop coklat tertutup, dengan mencantumkan kode jabatan dan kualifikasi pendidikan yang dilamar pada sampul depan kiri atas amplop ditujukan kepada : Kepala BAKOSURTANAL , c.q. Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian dan Hukum (KKH),
Lamaran yang diantar langsung tidak akan diproses.
IV. KETENTUAN
Periode lamaran mulai tanggal 3 – 31 Agustus 2009 (cap pos) dan diterima panitia paling lambat 4 September 2009, jam 15.00 WIB. (diluar periode tidak akan diproses).
Seluruh lamaran yang masuk pada periode lamaran akan diikut sertakan dalam seleksi administratif, dengan ketentuan setiap 1 (satu) formasi, sebanyak-banyaknya akan dipanggil 15 (
Hasil seleksi administrasi, dan jadwal, tempat serta pelaksanaan ujian tertulis akan diumumkan pada tanggal 14 September 2009 melalui situs BAKOSURTANAL (www.bakosurtanal.go.id).
Keputusan Panitia seleksi tidak dapat diganggu gugat.
Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun.
Cibinong, 31 Juli 2009
Ketua Tim Seleksi Penerimaan PNS
BAKOSURTANAL
ttd
Agus Prijanto
Senin, 29 Juni 2009
BUAH HATI PERTAMA KAMI DILAHIRKAN
ALHAMDULILLAAHIROBBIL'AALAMIIN...
MAHA SUCI ALLAH SWT...MAHA PENCIPTA SEGALANYA
ALLAH SWT telah mengamanahi dan memberi karunia luar biasa besar kepada kami (Redi Rinaldi & Yuni Sri Astuti) berupa seorang bayi mungil yang sehat. Lahirnya buah hati kami yang pertama ini agak diluar perkiraan, lebih cepat 14 hari dari perkiraan dokter tempat kami biasa berkonsultasi. Dokter memperkirakan buah hati kami ini akan lahir sekitar tanggal 9 Juli 2009.
Namanya juga kira-kira, heheee..
Tapi kan pake alat canggih?
Alat kan buatan manusia, sangat terbatas segalanya..
Segala Puji Hanya Bagi ALLAH SWT yang memberi manusia sedikit ilmu sehingga walau tidak tepat, sudah sangat membantu, jadi ada gambaran waktunya.
Meski diluar perkiraan ini tidaklah mengagetkan sama sekali. Ini kesekian kali ALLAH SWT memberi bukti bahwa manusia tidak mengetahui apa-apa. ALLAH SWT, Sang Khaliq-lah yang Maha Menentukan kapan buah hati kami ini lahir, menentukan tempat bahkan dengan cara apa dia dilahirkan.
Kamis, 25 Juni 2009 sepulang dari kantor saya melihat istri sedang senam ibu hamil, di tempat tidur sambil memegang buku panduan geraknya. Malam itu ba’da Isya saya telah di-sms Pak Antoni Minor bahwa akan ada rapat pengurus Majlis Tholabul 'Ilmi Al-Hanif, saya diminta hadir. Ternyata pada waktu yang sama juga akan ada rapat pembentukan perwakilan kas Baitul Maal Wattamwill El-Hanif di Hanura. Setelah melalui pikir-pikir dalam hati saya memutuskan ikut rapat pengurus MTI Al-Hanif saja di Aula Pengajian lantai 2. Kira-kira jam 11 malam Mamak (ibu mertua saya) naik ke aula atas memanggil saya dan mengatakan bahwa Pelita (adok/gelar Lampung untuk istri saya “Kimas Pelita Siddiq”, saya waktu menikah diberi adok "Kemas Mangku Jaya Amanah") mengalami pecah ketuban jam setengah sebelas tadi, sudah dibawa ke Bidan Echi, tetangga kami, dikatakannya baru bukaan satu (apaan tuh, dalam hati saya), jadi disuruh jalan-jalan dulu (kemana?). Karena panik saya putuskan membawa istri ke RS Urip Sumoharjo. Sesampainya disana Perawat atau Bidan menanyakan dengan siapa kami biasa konsul. Saya jawab terakhir dengan dr. Taufiqurrahman, S.POG (sebelumnya pernah dengan dr. Arman Sanun, S.POG, Bidan Parini dan Bidan Echi).
Saya khawatir dengan kondisi istri dan kandungannya, tapi ada aliran ketenangan disela-sela kekhawatiran itu. Ketubannya sudah pecah tapi tidak ada rasa sakit atau mual layaknya ibu yang akan bersalin, bayinya nggak ngajak katanya. Akhirnya istri saya di-infus dan diberi obat agar timbul rasa mual. Saya tak henti berdoa, berdzikir dan mengingatkan istri hal serupa. Saya cukup tenang, tidak dibuat-buat supaya tenang, tapi timbul sendiri. Dzikir itupun mengalir dengan sendirinya.
Sampai fajar menjelang keadaan tidak banyak berkembang, malah semakin membuat saya agak cemas. Istri saya sudah merasakan mual bahkan sakit yang tak bisa saya bayangkan, namun ketika Bidan memeriksa ternyata masih juga bukaan satu. Bidan tersebut mengatakan bahwa apabila pecah ketuban lebih dari delapan jam sebaiknya diambil langkah operasi Caesar. Hal ini untuk menghindari bayi terkena infeksi atau keracunan. Lutut saya goyah!
Sejak malam istri saya terus berjuang. Keringat tak henti memancar di wajahnya, di seluruh tubuhnya .
Tak lama berselang Ayah (H. Suhaimi Yusuf) menelpon menanyakan kabar, saya ceritakan semuanya. Beliau meminta saya tetap tenang.
Pada pengecekan berikutnya terjadi perkembangan,
“Sudah bukaan dua, Pak” Bidan tersenyum. Hati saya tak karuan.
Selanjutnya bukaan empat, lalu lima …dan sudah lengkap. Saya lihat jam pukul sepuluh siang. Tak terasa, saya tak merasa. Didalam kamar tempat istri saya berjuang ini suasana tidak berubah, lampu tetap menyala seperti pertama saya masuk, walau pernah beberapa kali listrik padam namun genset segera beraksi.
Saya tetap mendampingi istri. Saya tetap disisinya. Saya sediakan diri untuk ditarik-tarik saat rasa sakit mendera. Sesekali saya seka keringat di dahi dan wajahnya. Mama dan Mamak hanya bolak-balik keluar masuk ruangan. Mamak bahkan tiba-tiba sakit kepala karena tegang. Teh Neng, kakak ipar saya beristirahat di luar setelah semalaman begadang di samping istri saya.
Ketika akhirnya dokter datang semua peralatan disiapkan. Sekitar lima orang bidan mendampingi. Setelah hampir setengah jam berjuang, bayi kami belum juga lahir. Istri saya tidak kuat ngeden, ngedennya hanya sampai di leher, tidak di perut. Dokter meminta persetujuan saya untuk menggunakan alat bantu vacuum. Jika bersedia saya diminta menandatangani surat persetujuan. Mendengar kata “tanda tangan” saya jadi bertanya,
“Resikonya apa Dok?”
Dokter mengatakan itu hanya untuk membantu kelancaran persalinan. Kalau lama "di jalan" kasihan bayinya. Atas persetujuan istri saya pun menandatangani surat tersebut.
Tepat pukul 11.15 WIB buah hati kami dilahirkan, laki-laki, jum'at 3 Rajab 1430 H / 26 Juni 2009. panjang 49 cm, berat 3 kg. (Insert foto: Lagi digendong Tamong (kakek)-nya)
Kepada semua kami mohon doa semoga jadi anak sholeh, menjadi penyejuk pandangan dan hati serta menjadi pemimpin orang-orang bertaqwa...Aamiin!
“ROBBANA HABLANA MIN AZWAAJINA WADZURRIYYAATINA QURROTA A’YUN WAJ’ALNA LILMUTTAQIINA IMAMA…AAMIIN”
Selasa, 12 Mei 2009
PERESMIAN BMT SHAR'E EL-HANIF
BANDAR LAMPUNG--Baitul Maal Wattamwil (BMT) Shar’e El-Hanif pada Sabtu 9 Mei lalu mengadakan grand opening. Beroperasinya BMT Shar’e El-Hanif tersebut diresmikan oleh Ketua ORWIL Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Propinsi Lampung, Prof. Dr. Ir. H. Muhajir Utomo, M.Sc. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa dua kata kunci, yaitu ekonomi syari’ah dan usaha mikro terbukti teruji dimasa krisis dan dua hal inilah yang berperan menyelamatkan ekonomi bangsa
Ketua Pengurus BMT Shar’e El-Hanif, Kgs. M. Fitrah Okajaya, SE menyampaikan mereka optimis dapat mengembangkan BMT ini yang memegang motto: “Dapat dipercaya, Transparan, Inovatif dan Kreatif”
Pendirian BMT Shar’e El-Hanif diprakarsai oleh pengasuh Majelis Tholabul IImi Al-Hanif, H. Suhaimi Yusuf serta beberapa orang jamahnya. Pada awal berdirinya 1 September 2006 lalu BMT Al-Hanif memiliki modal Rp39.930.000 yang berasal dari simpanan anggota pendiri. Lalu pada hari Kamis, tanggal 02 April 2009 di kediaman H. Suhaimi Yusuf para pendiri menyepakati dan memutuskan beberapa hal berkenaan dengan perubahan dari BMT biasa dengan nama BMT Al-Hanif menjadi BMT Shar’e dengan nama BMT Shar’e El-Hanif. Hal ini karena BMT Shar’e El-Hanif telah menjadi mitra Bank Muamalat
Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur PINBUK Propinsi Lampung, Dr. Ir. H. Wan Abas Zakaria, MS, Wakil Walikota Bandar Lampung H. Kherlani, SE., MM yang juga Ketua ORDA ICMI Kota Bandar Lampung dan Pimpinan Bank Muamalat Indonesia Cabang Lampung, Risman Ch. Syafri serta para tokoh agama, tokoh masyarakat Kelurahan Sukarame Dua Telukbetung Barat.
Pada acara terakhir pengguntingan pita dilakukan oleh H. Kherlani, SE., MM selaku Wakil Walikota Bandar Lampung sekaligus meninjau tata ruang kantor BMT Shar’e El-Hanif didampingi Ketua Yayasan Al-Hanif Lampung yang juga pengasuh Majelis Tholabul IImi Al-Hanif H. Suhaimi Yusuf, Ketua ORWIL ICMI Propinsi Lampung, Prof. Dr. Ir. H. Muhajir Utomo, M.Sc, Direktur PINBUK Propinsi Lampung, Dr. Ir. H. Wan Abas Zakaria, MS dan Pimpinan Bank Muamalat Indonesia Cabang Lampung, Risman Ch. Syafri
Direktur PINBUK Propinsi Lampung, Dr. Ir. H. Wan Abas Zakaria, MS mengatakan bahwa BMT telah terbukti berhasil mengangkat ekonomi masyarakat
Minggu, 10 Mei 2009
'Grand Opening' BMT El-Hanif
BANDAR LAMPUNG--Baitul Mal Wattamwil (BMT) El-Hanif yang didirikan pada 1 September 2006 lalu mengadakan grand opening, Sabtu (9-5).
Pendirian BMT El-Hanif diprakarsai oleh pengasuh dan pengurus Majelis Tholabul IImi El-Hanif di Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Telukbetung Barat, ini awalnya memiliki modal Rp39.930.000 yang berasal dari simpanan anggota pendiri. Saat itu jumlah anggotanya 43 orang, yang merupakan pengasuh dan jemaah Majelis Tholabul Ilmi El-Hanif.
Pada rapat anggota pertama tersebut terbentuklah pengurus dan pengawas BMT El-Hanif yang terdiri dari tiga orang pengurus dan tiga orang pengawas, serta rapat membahas draf anggaran dasar dan anggaran rumah tangga BMT El-Hanif.
BMT El-Hanif terus berkembang dan usahanya bergerak dalam bidang penjualan barang dagang dan jasa perbengkelan. Saat ini BMT El-Hanif telah menjadi mitra Bank Muamalat
Rabu, 06 Mei 2009
RAHASIA
pada air,
jangan salahkan air jika
mengungkapkannya pada ikan
Bila kau ungkapkan rahasiamu
pada angin,
jangan salahkan angin bila
mengungkapkannya pada
ilalang, rumput dan pepohonan
Tapi...
Jikalau kau ungkapkan rahasiamu
Pada Ilahi...
Yakinlah!
Dia telah mengetahui!
*Minggu, 9 Maret 1997


